Rabu, 04 Februari 2009

Do'a Dalam Do'a


Dialog antara Anak dan Ibu

"Ibu, Apa yang engkau inginkan ketika mengandungku?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, Apa yang engkau lakukan saat melahirkanku?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, dimanakah engkau ketika aku pergi sekolah?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, Kemanakah engkau ketika aku melaksanakan ujian kelulusan sekolah?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, Bagaimanakah cara menenangkanku, ketika aku terkena musibah?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, bagaimanakah cara engkau membawaku pada keberhasilan selama ini?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, dengan cara apakah aku membalas kasih sayangmu?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, Apa yang harus aku lakukan ketika engkau menghadap Yang Maha Kuasa?"
Ibu menjawab: Berdo'a anakku

"Ibu, kemanakah do'a yang engkau selalu panjatkan ketika ajal menjemputku, sedangkan engkau telah mendahuluiku?"


Wahai anakku,
Apakah engkau tahu isi do'a ku?
Do'a yang selalu mengiringimu saat dalam kandungan hingga engkau mampu mengutarakan pertanyaan yang ada dalam benakmu.

Wahai Anakku,
Do'a yang kupanjatkan kepada Sang Pencipta
Adalah Do'a di dalam Do'a
Do'a para Nabi dan Rosul,
Do'a Para Anbiya,
Do'a para Waliullah,
Do'a seorang wanita yang telah melahirkan dan membesarkanmu.

Wahai Anakku,
Do'a-do'a itulah yang akan selalu menyertai dalam hidupmu.




Arsa,
Penyair Bantaran Kali Ciliwung

1 komentar:

  1. Subhanallah. Bet you love your own mother. Seems that you are on women's side (as mothers)

    BalasHapus